Tag Archives: Guide

Vivaldi Park (Ski Slopes di Provinsi Gangwondo) dari Seoul, Korea Selatan

Selamat datang ke Vivaldi Park,

Vivaldi Park, Ski Resort
Vivaldi Park, Ski Resort

Ketika kita sedang berpikir tentang winter, pertama kali yang keluar dari pikiran kita adalah cuaca dingin dengan butiran-butiran salju yang jatuh dari atas langit. Bagi kamu yang ingin menikmati pengalaman tak terlupakan di Korea, datanglah ke Provinsi Gongwondo. Di sini terdapat beberapa ski resorts yang terkenal, salah satunya adalah Vivaldi Park.

Biasanya musim dingin di Vivaldi Park bermula di bulan Desember dan berakhir di bulan Maret, bergantung pada keadaan cuaca. Vivaldi Park selalu ramai dikunjungi turis lokal dan asing di bulan Desember. Perjalanan ke Vivaldi Park dari Seoul akan menempuh waktu selama 2 jam dengan menggunakan shuttle bus. Vivaldi Park sudah menambah jumlah lereng-lereng ski begitu juga dengan jumlah liftnya, sehingga dapat menampung pengunjung lebih banyak. Kebanyakkan anak-anak muda datang ke Vivaldi Park di malam hari karena ingin menikmati pemandangan yang berbeda yang didukung dengan suasana romantis. Bagi yang sudah berkeluarga, banyak dari mereka yang berkunjung ke Vivaldi Park untuk menghabiskan waktu bersama pasangan dan anak-anaknya.

JADWAL SHUTTLE BUS KE VIVALDI PARK DARI SEOUL, KOREA SELATAN:

6.10 pagi : Di depan Shinchon Hyundai Department Store
6.20 pagi : Di depan Kookmin Bank di Stasiun Yeoido (EXIT 2)
6.50 pagi : Di Hyundai Department Store’s parking lot di Stasiun Apgujeong
9.00 pagi : Di Stasiun Shinchon (antara EXIT 5 & 6)
9.10 pagi : Di depan Korea Export Insurance Corporation Building sebelah Gwanghwanoon Post Office
9.25 pagi : Di Stasiun Dongdaemun (antara EXIT 4 & 5)
9.30 pagi : Di depan Kookmin Bank di Stasiun Yeido (EXIT 2)
10.10 pagi : Di depan Yeoksam Building, 50 meter dari Stasiun Gangnam (EXIT 1)
03.00 sore dan 10.00 malam : 50 meter dari Stasiun Sports Complex (EXIT 1)
**shuttle bus pukul 10.00 malam tidak tersedia pada hari senin**

Vivaldi Park adalah ski resort pertama di Korea yang dilengkapi dengan lift yang dapat menampung 8 orang dan memiliki 13 lereng ski. Lereng-lereng skinya dapat dikunjungi di malam hari sampai tengah malam lho. Banyak anak-anak muda yang datang pada malam hari.
Bagi kamu yang berencana stay overnight di Vivaldi Park, kamu dapat menyewa condominium atau hostel yang berdekatan dengan lereng ski, dalam 1 unit bisa diisi 4 sampai 10 orang. Disarankan untuk booking jauh-jauh hari, karena kalau last minute sangatlah tidak mungkin, hotel nya sudah penuh. Ada beberapa jenis kamar bergantung dengan kebutuhan kamu masing-masing.

vp_oak_royalsuite_05
Oak Royal Suite
vp_cherry_cooking_04
Cherry Royal Suite
vp_youth_b_01
Youth Hostel
vp_cherry_cooking_02
Cherry Royal Suite Kitchen

JADWAL WAKTU BEROPERASI VIVALDI PARK:

Pagi 8.30 – 12.30
Siang 12.30 – 16.30
Malam 18.00 – 22.00
Tengah malam 22.00 – 24.00
Subuh Pagi 24.00 – 5.00

Kondisi lereng-lereng skinya sangat baik pada saat subuh dan pagi. Biasanya di siang hari salju-saljunya sudah mencair dikarenakan banyaknya jumlah pengunjung yang datang di waktu siang dan sedikit susah untuk bermain ski atau snowboard.
Bermain ski/snowboard di malam hari atau tengah malam dapat menjadikan pengalaman kamu lebih unik, karena salju nya bersinar di bawah cahaya-cahaya lampu.

JADWAL WAKTU BEROPERASI LIFT DAN HARGANYA:

Pagi + Malam (8.30 ~ 16.30): KRW55,000
Siang + Malam (12.30 ~ 22.00): KRW70,000
Pagi + Siang + Malam (8.30 ~ 22.00): KRW78,000
Malam + Tengah Malam (18.00 ~ 24.00): KRW53,000
Tengah Malam + Subuh Pagi (22.00 ~ 5.00): KRW45,000
Malam + Tengah Malam + Subuh Pagi (18.00 ~ 5.00): KRW65,000
Pagi (8.30 ~ 12.30): KRW39,000
Siang (12.30 ~ 16.30): KRW43,000
Malam (18.00 ~ 22.00): KRW43,000
Tengah Malam (22.00 ~ 24.00): KRW31,000
Subuh Pagi (24.00 ~ 5.00): KRW35,000
Single Ticket: KRW9,000
**Pengunjung bebas menggunakan servis kereta gantung dan lift selama tiket masih berlaku pada jam-jam tertentu**

INFO TAMBAHAN UNTUK MEMBELI DAN MENYEWA ALAT PERLENGKAPAN SNOWBOARD/ SKI:

1. Tiket untuk menyewa papan snowboard (KRW55,000: Pagi & Malam)
2. Pakaian Ski disewakan dengan harga KRW17,000
3. Sarung tangan harus dibeli oleh pengunjung (tidak disewakan) mulai dari KRW10,000-KRW100,000
4. Tas tangan atau barang-barang milik pribadi bisa disimpan di lockers (menggunakan koin)

AKOMODASI-AKOMODASI LAINNYA:

1. Fast Food/ Snacks/ Restoran

Kalau kamu merasa lapar dan ingin makan, tidak usah berpikir terlalu lama, karena Vivaldi Park menyediakan Food Court, menu nya beragam lho, ada Western dan Japanese food, letaknya di gedung utama dan di dalam resort. Kamu juga bisa membeli Korean snacks di Country Market yang harganya relatif murah dan menunya bervariasi, seperti: gukbap, seolleongtang,kimchi jjigae, churros, udong, okonomiyak, dan masih banyak lagi dengan harga KRW4,000 – KRW6,000.

Bagi kamu yang terbiasa makan di restoran, tempat ini wajib dikunjungi,namanya Restoran Chinese Palace, menu yang paling terkenal di sini adalah Korean food nya: jajangmyeon KRW6,000, Samseon-jjamppong KRW8,000, Tangsuyuk KRW18,000, dan Saeu-bokkeumbap KRW7,000. Restoran Chinese Palace berlokasi di basement level of the Oak Resort.

Bagi pasangan muda yang ingin mendapatkan suasana romantis, kunjungilah Sky Lounge at the top of the peak. Di sini kamu dan pasanganmu bisa menikmati candle light dinner with live guitar music and a warm fireplace. Dari Sky Lounge kamu bisa melihat pemandangan resort yang indah. Di sini kamu bisa memesan menu, seperti: steak, bulgogi-deopbap, spaghetti, salad, cocktail, dan minuman beralkohol. Restoran ini beroperasi pada pukul 8.30 pagi – 10.00 malam (waktu Korea).

Ada satu restoran tradisional Korean terkenal di Vivaldi Park, namanya Hanjeongsik Restoran Biwon, buka pada pukul 12 siang – 10 malam (waktu Korea). Restoran ini selalu ramai baik di jam makan siang ataupun di waktu makan malam, jadi para pengunjung harus membuat reservasi 2 jam lebih awal. Mereka menyediakan galbi-gui jeongsik, minimum-jangeo jeongsik, bibimbap, Korean pancake dan masih banyak lagi. Harganya juga sedikit lebih mahal, mulai dari KRW50,000 – KRW90,000.

Bagi kamu yang ingin membeli mie istant, jangan khawatir, karena di lantai bawah resort, terdapat sebuah supermarket yang menjual berbagai macam makanan, buah-buahan, sayuran, roti dan pastry, minuman dan kebutuhan lainnya. Supermarket ini buka 24 jam.

2. Global Village Folk Museum
Kamu dapat mengunjungi Museum Tradisional di Vivaldi Park. Karena lokasi museumnya di atas gunung, kamu harus naik gondola (kereta gantung) ya. Kamu juga harus membeli tiket gondola terlebih dulu. Di Global Village Folk Museum ini, para pengunjung sapat melihat pakaian-pakaian adat tradisional dari beberapa negara, makanan & minuman tradisional, alat-alat musik, topeng dan boneka. Biaya tiket masuk ke dalam Museum adalah KRW2,000 untuk orang dewasa dan KRW1,000 untuk anak-anak.

3. Bowling
Vivaldi Park tidak hanya menyediakan skiing and snowboarding, bagi pecinta olahraga bowling, kamu dapat bermain di sini. Fasilitas bowling ini buka dari pagi pukul 10 hingga pukul 3 tengah malam, pengunjung dapat main sepuasnya. Biaya 1 kali bermainnya sekitar KRW2,700. Sepatu ubtuk sewa juga tersedia di sini, harganya KRW1,300.

4. World Ice Festival
World Ice Festival diadakan secara tahunan di Vivaldi Park, beroperasi pada pukul 10 pagi – 5.30 sore (waktu Korea), dari Senin – Jumat. Pada hari Sabtu dan Minggu buka sampai pukul 9 malam. Biaya tiket masuk untuk orang dewasa KRW10,000 dan anak-anak KRW8,000. World Ice Festival dikategorikan ke dalam 7 tema. Di sini kamu dapat bermain pelosotan salju dan melihat patung-patung yang terbuat dari es.

5. Amusement Park
Bagi kamu yang menyukai dunia fantasi, sempatkanlah diri kamu untuk bermain di sini. Dunia Fantasi ini terletak di dalam ruangan yang besar. Banyak sekali fasilitas permaianan yang disediakan di sini, seperti merry-go-round (kuda putar), revolving teacups (cangkir putar), bumper cars (boom-boom car), shooting range (tembak-tembakkan), dan masih banyak lagi. Harga tiketnya juga beragam dari KRW2,500 – KRW6,000.

***KURS MATA UANG, 1 KOREA WON = 12 RUPIAH***

Myeongdong (Seoul, Korea Selatan) ke Pulau Nami

Selamat datang ke Pulau Nami,

Pulau Nami
Pulau Nami

Pulau Nami adalah Pulau cantik yang harus dikunjungi oleh para pasangan-pasangan Dan penggemar drama Korea “Winter Sonata”. Pulau nan romantis ini berlokasi lebih dari 60km dari Myeongdong. Kamu bisa sampai ke sana dengan bus/ kereta.

Ke Pulau Nami dengan menggunakan kereta dari Stasiun Myeongdong.

Penjalanan dari Stasiun Myeongdong ke Stasiun Gapyeong (lokasi di mana Pulau Nami berlokasi) akan menempuh waktu lebih kurang 1 jam 30 menit. Kamu juga perlu untuk berganti jalur kereta sebanyak 3 kali, so jangan ketiduran ya, takutnya nanti kamu ketinggalan kereta selanjutnya.

Ayo kita mulai perjalanan ke Pulau Nami dengan kereta:

1. Dari Stasiun Myeongdong, pilihlah jalur kereta nomor 4 yang mengarah ke Stasiun Chungmuro untuk sampai ke Stasiun Museum Dongdaemun dan Taman Budaya.
2. Setelah sampai di Stasiun Museum Dongdaemun dan Taman Budaya, ganti ke jalur kereta nomor 2 dan naik kereta yang mengarah ke Stasiun Sindang untuk sampai ke Stasiun Wangsimni.
3. Sesampainya di Stasiun Wangsimni, gantilah ke jalur Jungang dan naiklah kereta yang mengarah ke Cheong-nyangni untuk sampai di Stasiun Mangu.
4. Setelah sampai di Stasiun Mangu, ganti lagi ke jalur Kyeongchun line and naiklah kereta yang menuju ke Stasiun Galmae untuk sampai di Stasiun Gapyeong, nah ini adalah destinasi kita.

Perjalanan dengan menggunakan kereta dari Myeongdong ke Gapyeong ongkosnya kira-kira KRW1,950 (T-money) atau KRW2,050 (Cash) untuk satu perjalanan.
Sesampainya di Stasiun Gapyeong,kamu harus mencari taksi lalu pergi ke pelabuhan kapal ferry, ongkosnya sekitar KRW2,500-KRW3,000. Kapal ferry akan membawa mu ke Pulau Nami. Kamu juga bisa berjalan dari Stasiun Gapyeong ke pelabuhan kapal ferry, tapi perjalanan ini cukup jauh lho kira-kira 30 menit-an, selain itu jalannya berkelok-kelok. Selain itu bagi yang ingin menghemat ongkos dan yang bisa sabar menunggu, mereka juga bisa menggunakan lokal bus ya.
Setelah sampai di pelabuhan kapal ferry, carilah loket penjualan tiket untuk membeli “pass masuk” ke Pulau Nami harganya KRW 8,000 (sudah termasuk tiket kapal ferry pergi ke Pulau Nami dan pulang dari Pulau Nami).

Kapal ferry ke Pulau Nami
Kapal ferry ke Pulau Nami

Ke Pulau Nami dengan menggunakan shuttle bus dari Myeongdong, Seoul

Perjalanan ke Pulau Nami tidak berangkat dari Myeongdong, tetapi berangkat dari Insadong dan hanya ada satu bus dalam satu hari. Pastikan kamu sudah memesan tiket busnya jauh-jauh hari ya. Pesanan bus tiket dapat dilakukan dengan menelefon ke nomor ini, +82-2-753-1247.

Ayo kita mulai perjalanan ke Pulau Nami dengan menggunakan shuttle bus:

1. Mulailah dengan menggunakan kereta dari Stasiun Myeongdong ke Insadong. Pertama-tama naiklah kereta dari Stasiun Myeongdong (jalur kereta nomor 4) ke Stasiun Seoul. Sesampainya di Stasiun Seoul, gantilah jalur ke nomor 1 dan naiklah kereta yang menuju ke Stasiun City Hall untuk tiba di Stasiun Jonggak.
2. Sesampainya di Stasiun Jonggak, keluarlah dari stasiun kereta dengan menggunakan “EXIT 3″. Berjalanlah 250 meter ke sebelah timur sampai kamu bertemu dengan Taman Tapgol. Halte bus tujuan ke Pulau Nami terletak di sebelah kanan Taman Tapgol, Insadong.
4. Naiklah bus yang menuju ke pelabuhan kapal ferry Pulau Nami.
Ingatlah, bus mulai berangkat dari Halte bus (Taman Tapgol, Insadong) pukul 9.30am (waktu Korea) dan bus akan membawa penumpang balik pada pukul 4pm (waktu Korea) dari pelabuhan kapal ferry Pulau Nami ke Taman Tapgol, Insadong).

Harga tiket shuttle bus dua kali perjalanan pergi dan pulang dari pelabuhan kapal ferry Pulau Nami adalah KRW23,000 (termasuk KRW8,000 pass masuk ke Pulau Nami dan tiket kapal ferry pergi dan pulang dari Pulau Nami).

Perjalanan dari Myeongdeong ke Pulau Nami baik menggunakan kereta atau shuttle bus sangat melelahkan, tetapi sesampainya di sana kamu akan merasa lega dan senang karena pemandangan nya yang menakjubkan dan suasananya yang romantis. Kamu pasti akan ingin mengunjungi Pulau Nami lagi dan lagi.

***KURS MATA UANG, 1 KOREA WON = 12 RUPIAH***

Liburan ke Myeong-dong, Seoul

Selamat datang ke Myeongdong,

Myeongdong adalah salah satu tempat rekreasi yang terkenal dengan pusat perbelanjaan dan arena hiburan di Seoul. Jika kamu ke Seoul, sempatkanlah diri kamu untuk mengunjungi Myeongdong ya.

Myeongdong, Seoul
Myeongdong, Seoul

SURGANYA PUSAT PERBELANJAAN

Dikenal sebagai pusat perbelanjaan yang paling lengkap bagi wisatawan lokal dan mancanegara, Myeongdong menawarkan berbagai macam kebutuhan untuk anak muda sampai orang dewasa dari fashion, aksesoris, kosmetik hingga makanan. Merek dan harganya pun beragam lho, dari harga yang paling rendah sampai yang sangat mahal, biasanya merek-merek kelas dunia.

WAKTU BEROPERASI

Toko-toko di Myeongdong buka pada pukul 10 pagi sampai 10 malam (waktu Korea). Biasanya jam 10 pagi turis-turis sudah berkumpul ni, mereka tidak mau ketinggalan untuk sarapan di Myeongdong. Karena banyak sekali jenis makanan yang bisa mereka cicipi di sana. Jika kamu pergi ke Myeongdong di malam hari, sekitar pukul 6pm – 7pm (waktu Korea), kamu bisa mengunjungi pasar malam yang menjual beraneka barang-barang murah seperti baju, sepatu,topi, tas, makanan dan minuman.

KERETA KE MYEONGDONG

Untuk para turis dari Indonesia yang berencana liburan ke Seoul, disarankan untuk menginap di hotel yang dekat dengan Stasiun kereta, karena Myeongdong sendiri berlokasi di dekat Stasiun Kereta Myeongdong di sepanjang jalur kereta Seoul nomor 4.

MAKANANAN YANG ENAK-ENAK

Selain menawarkan pusat perbelanjaan yang lengkap, Myeongdong juga memiliki restoran-restoran yang super enak lho, seperti Korean BBQ yang kamu lihat di korean game show “Running Man” , bibimbap, ginseng chicken, kimchi, Korean pancake, dumplings, dan lain-lain. Jangan sampai ketinggalan ya, pokoknya kamu harus cicipi semua makanan di Myeondong dan pulang ke Indonesia dengan perasaan puas!!

TEMPAT PERTUKARAN MATA UANG DI MYEONGDONG

Di Myeongdong, banyak toko-toko yang memberikan service penukaran mata uang asing. Setiap kamu melangkahkan kaki di Myeongdong, kamu bisa nemuin toko mata uang asing lho. So jangan khawatir kalo Korea Won yang ada di tas/ saku mu tidak mencukupi. Toko penukaran mata uang asing yang ada di Myeongdong menawarkan nilai jual dan nilai beli yang kompetitif. Tetapi ada baiknya kamu bertanya terlebih dahulu mengenai nilai nya ya. Mereka bersedia untuk menerima mata uang asing seperti, China RMB, USD, Euro, Japanese Yen, Indonesia Rupiah, Malaysia MYR, dan masih banyak lagi.

Menginap di MYEONGDONG

Menginap di Myeongdong selama liburan kamu di Seoul merupakan keputusan yang bijaksana. Karena letaknya yang strategis, dekat dengan stasiun kereta myeongdong, dekat dengan pusat perbelanjaan, dekat dengan restoran begitu pula dengan akses yang mudah ke mana-mana.

Myeongdong memiliki daya tarik sendiri bagi sebagian orang, baik turis lokal maupun mancanegara. Jika kamu mengunjungi Seoul untuk liburan atau berbisnis, luangkanlah waktu sebentar untuk datang ke Myeongdong, karena itu akan membuat pengalaman mu bertambah dan tidak terlupakan selama di Seoul.

Singapore Travel Guide, Exploring Singapore Zoo

If you are looking for an exciting travel in Singapore, then explore the 28,000 acres of Singapore Zoo and see all of Arapaima to zebras. The Zoo does an excellent job of ensuring that many animals are out and visible as possible.

Singapore Zoo also known as Mandai Zoo or Singapore Zoological Garden located at 80 Mandai Lake Road. Singapore Zoo is recognised as the finest zoo in Asia, Popular for its Night Safari attraction, the Zoo has a reaped a long list of awards, both local and international and one of the world’s most beautiful. Adopting an open concept, animals are kept in landscaped and spacious environment while separated from their curious audience by wet or dry moats. Heavily camouflaging the zoo environment to match the natural habitat of the different animals helps not only to stimulate the animals but increase visitors’ appreciation of wildlife as well.
Singaporeihub.com/malaysia-singapore-package.html
Who says that zoos are just for kids? Over 28,000 acres containing approximately 2,500 animals, the Singapore Zoo to entertain and educate you, no matter what your age. My favorite part of the Singapore Zoo is the “open concept” design that lets you explore more than 300 species of animals living at the zoo.

The Singapore Zoo has areas as “Wild Africa”, “Australian Outback” and “Elephants of Asia”, presenting a diverse range of animals. As you travel around the zoo, you can see the animals you may already recognize as manatees, jaguars, and chimpanzees, as well as animals that may not have heard of before, like the Nubian ibex, Crested Macaque, and tapir.

Once you’re at the zoo in Singapore, there are several ways to get around. You can walk, of course, but if you are traveling with children or just want to rest your feet, then the zoo’s tram can be a great choice for you. The tram makes four stops: the African wilds by the SPH Foundation Conservation Center, next to the elephant ride, and the Pavilion near the lake. You can also take a boat from one side of the park to the other, allowing you to see the serene Seletar Reservoir superior first hand.

The Singapore Zoo also offers “Behind the scenes” experiences-no one addressed to the reptiles, and another focuses on butterflies and invertebrates.
Singaporeihub.com/amusement-popular-destination.html
The Singapore Zoo insists on protecting animals and learns about them. Nearly thirty percent of the species at the zoo in Singapore are at risk, and the zoo offers a safe and comfortable for these animals live and breed. The zoo offers educational services to promote conservation, and also participates in wider efforts taking place in countries like Malaysia. For help, consider “adopting” an animal at the zoo.

While the Singapore Zoo offers a fantastic day trip course in an elephant ride, catch a show at Kidzworld Forests, and picnicking at the pavilion by the lake are just three ideas to get started, you may also want to check out Singapore night safari. To make your visit, be sure to see the famous orangutans before you leave! we surely make your tour of Singapore memorable and delightful.
 

Singaporeihub.com/singapore-zoo.html Tour and Travel Guide – Book Now! Amazing Discounts on Top Tourist Destination and Singapore Zoo;

A Fast Guide to Changi Airport of Singapore

If you are visiting Singapore’s Changi Airport for the first time, you might be wondering what there is to do at the airport and how much time you should spend there. You will be delighted to find out there’s plenty to experience ranging from 24-hour eateries to hours of fun shopping.

Here’s a fast guide to navigating Changi Airport and enjoying its facilities.

Getting Around the Airport

Changi Airport comprises of 3 large terminals, which are all connected through a skytrain service that is found both inside transit and outside. Skytrains are frequent and rapid, with each journey takes only few minutes.

Terminal 1

Terminal 1 is the smallest of the terminals, but offers great amenities like money changers, a baby care room, ATMs, and a car rental counter. Be sure to stop at the Singapore Visitor’s Center in the Arrival Hall, where you can pick up numerous free promotions available only to tourists. T1 is also served by many food outlets like Quiznos, Burger King and Starbucks.

Aside from luxury shopping in the transit area, food is available 24-hours at the Food Gallery, with many other dining options. Check out the lovely Cactus Garden and use the free internet kiosks or pay for swimming pool access if you have time to kill.

Terminal 2

Terminal 2 offers similar amenities to T1 but has a lot more variety when it comes to shopping and dining. There are many quirky little shops here where you can find inexpensive gifts. There are also a lot more dining options, ranging from McDonald’s and conveyor-belt sushi to the Crystal Jade Restaurant, located on third level of Departure Hall.

Special features within the transit area include an events zones, fern, orchid and sunflower gardens, rest areas with comfortable lounge chairs, shower facilities and a health spa.

You should note also that the Changi MRT Station (CG2) is located between T2 and T3, so this is where you want to come if taking the train into the city. The MRT is a convenient way to travel, especially if you are staying in hotels near Changi Airport in Singapore.

Terminal 3

The newest of the Terminals, T3 is practically a large mall complex. It is worth taking the time to explore the large public areas of this terminal, which includes a huge basement with a large food court, a water fountain, playgrounds for kids as well as plenty of shops ranging from a full-sized supermarket to fashion and accessory stores.

On Level 3, above the Departure Hall, the shopping continues into the Viewing Mall, and there are several large restaurants to enjoy here as well.

While all terminals have clinics located in transit, T3 is the only terminal with 24-hours Raffles Medical Centre accessible by public and is located at the basement.

The transit area for T3 offers the most shops and dining options, with plenty of laptop points and rest areas throughout the level. Be sure to visit the Butterfly Garden, the large food court and round-the-clock free movie theater.

Danny operates the hotel booking website BudgetHotels.sg (http://www.budgethotels.sg) that specializes in cheap Singapore hotels. As a local tourism expert, he also doles out useful information like where are the best places to eat local food, popular shopping places and unique places of interests.

Article Source:
http://EzineArticles.com/?expert=Danny_Lee_S._F.

gI_148765_SCI-square

Ways for Singapore’s F&B Sector to Tackle the On-going Labour Crunch in a New Guide by Singaporecompanyincorporation.sg


Singapore (PRWEB) November 11, 2014

Singapore has always been known for it’s vibrant Food and Beverage (F&B) industry. But in the last few years, due to certain foreign labour tightening measures implemented by the Government such as increasing the foreign workers levy and revising the tiered work visa regime, the industry is faced with manpower shortage and increased operating costs.

To help the industry get up on its feet again, Singaporecompanyincorporation.sg (SCI), country’s most popular portal for company registration services, has published a guide listing the alternate sources of local labour pool which the industry can dip into.

“Our guide starts with detailing the problems faced by the F&B industry in Singapore in recent years. Firstly, due to the renewed thrust on having a healthy mix of locals and foreigners in the country’s workforce means F&B outlets need to hire enough Singaporeans to be able to hire a foreign worker. Additionally, the business also needs to pay foreign workers levy, which can be anything between $ 300-600 to the government. Even if the outlet somehow manages to sustain the increased cost, finding locals willing to work in the F&B sector is an uphill task due to the negative perception of the industry in the country,” explains Cheryl Lee, manager at Singaporecompanyincorporation.sg.

The going have been so tough that some big names in the F&B sector such as Work & Barrel, and the Japanese restaurant group RE&S, have either decided to shut shop or decrease their presence in Singapore.

Even the Restaurant Association of Singapore, which has more than 300 members accounting for over 1,300 restaurant outlets, came up with several proposals for the government to consider and ease the labour crunch faced by the industry.

These included adjusting either the foreign worker quota or the levy quantum, channelling levy receipts to help businesses enhance their productivity, and tapping alternative sources of labour.

“That’s why we decided to come up with this guide, which can be the one-stop reference for all F&B retailers and chains in Singapore giving a snapshot of the available alternate sources,” added Lee.

As an increasing number of students in Singapore are seeking part-time employment to finance their education and gain some valuable work experience, the first option for F&B outlets is to tap into this potential source of labour.

Some such as the Jumbo Group of Restaurants are already doing it by redesigning job timings so as to offer greater flexibility to students.

Another potentially huge labour source can be the back-to-work mothers willing to join the workforce again. This will help the F&B outlets overcome their labour crunch as well as improve the fertility rate of Singapore as more women will be willing to take a break to start a family if rejoining the workforce is easier with plenty of options to choose from.

Third alternate source that can be tapped into is to employ persons with disabilities after imparting proper training to them. Hotel Holiday Inn located at Singapore’s Orchard Road is already doing this.

Additionally, F&B businesses can embark on automating their processes and compensate for labour shortage. Certain back-end processes including dish-washing and pre-packaging of ingredients could be pooled. For instance, a Chinese restaurant chain TungLok has stared using semi-automatic stir-frying devices to cook noodles, rice, and other dishes.

“Lastly, as Singapore has one of the highest life expectancies, the normal retirement age of 60-65 years doesn’t apply to the nation any more. Moreover, with rising healthcare costs and fitter population, people are motivated to seek employment even in their late 60s and early 70s. Thus, providing training and employment opportunities to this age group by aligning job scopes as per their competence would help F&B tackle the labour crunch effectively,” concluded Lee.

-END-

Please click here to view the full guide

About SingaporeCompanyIncorporation.sg:

SingaporeCompanyIncorporation.sg is a portal for entrepreneurs and professionals who want to have a presence in Singapore. It is also a provider of company incorporation, as well as the related taxation and relocation services in Singapore.

80 Playfair Road

Singapore 367998

65 6850 5280

info(at)singaporecompanyincorporation(dot)sg

http://www.singaporecompanyincorporation.sg